Percakapan Bahasa Inggris Sehari-Hari dan Artinya (Lengkap)

Percakapan Bahasa Inggris – Dalam belajar bahasa inggris, percakapan adalah hal yang sangat mutlak diperlukan karena percakapan adalah proses untuk menyampaikan maksud dan tujuan kita. Untuk memperlancar dalam proses percakapan, kita dituntut untuk menguasai banyak vocabulary atau kosakata.

Kita sebenarnya sudah belajar bahasa Inggris sejak kecil, bahkan sekarang anak TK pun sudah ada mulai diajarkan. Pertanyaan besarnya adalah kenapa setelah bertahun-tahun belajar bahasa Inggris kita masih sulit untuk bercakap-cakap dalam bahasa Inggris?

Padahal kalau misalnya kita mendengar orang yang berbicara bahasa Inggris secara langsung atau menonton TV kadang kita mengerti. Hal tersebut sangatlah wajar, karena kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris perlu dilatih secara khusus.

Ketika kita akan berbicara dalam bahasa Inggris, semua yang akan keluar dari mulut kita tidak memiliki referensi dari kamus ataupun yang lain. Semua itu adalah berasal dari pemikiran langsung yang otomatis kita diucapkan.

Nah, untuk dapat menuju kesana kita membutuhkan latihan rutin. Agar apa yang kita pikirkan dikepala bisa langsung diconvert ke dalam bahasa Inggris secara otomatis dan bisa diucapkan dalam waktu yang bersamaan.

Contoh Percakapan Bahasa Inggris dan Terjemahannya

Berikut ini lamosea berikan contoh-contoh percakapan dalam bahasa Inggris yang bisa kalian praktekkan untuk menambah pengetahuan kalian dalam belajar bahasa Inggris. Dialog bahasa Inggris yang ditampilkan bisa berupa dialog bahasa Inggris singkat, percakapan antara 2 orang, 3 orang, atau lebih dalam berbagai tema dan kondisi.

Percakapan Bahasa Inggris Perkenalan

bahasa Inggris perkenalan
ilustrasi percakapan bahasa Inggris perkenalan (unsplash.com)

Ketika bertemu orang baru, topik percakapan pertama yang harus dilakukan adalah perkenalan. Berikut ini contoh-contoh dialog bahasa inggris perkenalan.

Perkenalan Diri Sendiri

Berikut ini adalah contoh dialog bahasa Inggris 2 orang singkat. Situasi yang terjadi disini adalah ketika Ulwan dan Rafi bertemu pertama kali di suatu acara. Simak baik-baik dialog perkenalan dalam bahasa Inggris dibawah ini kemudian praktekkan.

Ulwan : Hello…

Rafi      : Hello…

Ulwan : My name is Ulwan. What’s your name?

             Nama saya Ulwan. Siapa namamu?

Rafi     : My name is Rafi. Nice to meet you.

             Nama saya Rafi. Senang bertemu denganmu

Ulwan : It’s a pleasure. This is a great event. Do you think so?

             Dengan senang hati. Ini adalah acara yang keren. Apa kamu punya pikiran yang sama?

Rafi     : Yes, I do. By the way where are you from?

             Ya benar. Ngomong-ngomong dari mana asalmu?

Ulwan : I’m from Depok.

             Saya dari Depok

Rafi     : Ooh Depok. I come from Kediri. Do you know Kediri before?

             Ooh Depok. Saya dari Kediri. Apa kamu tahu Kediri sebelumnya?

Ulwan : No, I don’t.

             Tidak, saya tidak tahu.

Rafi     : Kediri is about three hours from Surabaya.

             Kediri sekitar tiga jam dari Surabaya.

Ulwan : Ok. Now  I already know Kediri from you. Thank you

             Ok. Sekarang saya tahu Kediri dari kamu. Terima kasih

Rafi     : You are welcome.

             Sama-sama.

Memperkenalkan Orang Lain

Berikut ini adalah contoh dialog bahasa Inggris 3 orang. Situasi percakapan bahasa Inggris dibawah ini adalah ketika acara nongkrong di Bandung. Anhar berencana untuk bertemu dengan Dilan. Kemudian Anhar mengajak Milea yang kebetulan sedang berlibur untuk ikut nongkrong dan dikenalkan dengan Dilan. Simak pecakapan bahasa Inggris perkenalan mereka dibawah ini.

Anhar : Dilan. This is my good friend from Jakarta, Milea

(Dilan. kenalkan, ini teman baik saya dari Jakarta, Milea)

Dilan  : Hai, Nice to meet you

(Hai, senang bertemu denganmu)

Milea : Nice to meet you.

(Senang bertemu denganmu juga.)

Anhar : She was my Junior High School Friend in Village. Now she take her Senior High School in Jakarta

(Dia teman masa SMP waktu di kampung. Sekarang dia mengambil SMA nya di Jakarta)

Dilan  : Oh, I see. Sometime when I go to Jakarta, can you accompany me to go around?

(Oh begitu. Kapan-kapan kalau saya ke Jakarta bisak kamu menemani jalan-jalan?)

Milea  : With pleasure Dilan

(Dengan senang hati Dilan)

Percakapan Bahasa Inggris Liburan

bahasa Inggris liburan
ilustrasi percakapan bahasa Inggris liburan (pixabay.com)

Berikut ini beberapa contoh percakapan bahasa Inggris tentang liburan.

Contoh dialog bahasa Inggris Liburan 1

Situasi percakapan ini adalah ketika libur panjang Susanti memutuskan untuk berlibur ke desa. Namun tidak untuk temannya, Fizi. Simak baik-baik percakapan dibawah ini.

Susanti : I’m very happy. It is finally weekend.

(Saya sangat senang akhirnya akhir pekan datang.)

Fizi       : Me too.  I have waited it for so long.  It’s a long weekend.

Three days in a row because of red date on  Friday.

(Aku juga . aku telah menunggu begitu lama . Ini akhir pekan yang panjang. Tiga hari libur berturut-turut karena tanggal merah di hari jumat.)

Susanti : So, what are you doing for the three days ahead?

(Jadi , apa yang kau lakukan selama tiga hari ke depan?)

Fizi       : Maybe I will spend all day for playing video game.  How about you?

(Mungkin aku akan menghabiskan waktu bermain game . Bagaimana dengan kamu?)

Susanti : My family and me are going to visit grandpa and grandma in the village.

There we can play at the playing to the rice fields to enjoy the natural feel that I can not get here.

(Aku dan keluarga akan mengunjungi kakek dan nenek di desa.Disana saya biasa bermain ke sawah untuk menikmati suasana alam yang tidak bisa saya dapatkan di  sini.)

Fizi       : That sounds exciting! Unfortunately I don’t have family in village. Have a nice holiday

(Kedengarannya menarik ! Sayang sekali saya tidak punya keluarga di desa.Have anice holiday ya.)

Susanti : Ok. Thank you Fizi.

(Ok. Terima kasih Fizi.)

Contoh dialog bahasa Inggris Liburan 2

percakapan bahasa Inggris
ilustrasi percakapan bahasa Inggris liburan (travel.dream.co.id)

Mei-Mei: Did you say you are going to take a vacation tomorrow?

(Apakah kamu mengatakan kamu akan pergi liburan besok?)

Saleh      : Yes Mei-Mei. I’m going to Lombok for three days. I will stay at my friend’s house and she will take me around some place in Lombok

(Ya . Aku akan ke Lombok selama tiga hari. Aku akan tinggal di rumah teman dan dia juga akan menemaniku berkeliling di beberapa tempat di Lombok.)

Mei-Mei: Wow, That’s great. I really envy to you. I wish someday I could go to Lombok.

(Wow . Keren sekali . Aku sungguh iri padamu . Aku berharap suatu hari bisa pergi ke Lombok.)

Saleh     : Won’t you take a vacation this holiday?

(Apa kamu tidak berlibur musim liburan ini ?)

Mei-mei: No. I must stay at home because my mother is sick. So I must take care for her.

(Tidak, aku harus tinggal di rumah karena ibu saya sakit. Jadi saya harus memperhatikannya.)

Saleh     : Oh, I’m sorry to hear that. I will bring you a something from Lombok. By the way what do you want Mei-Mei?

(Oh , saya sangat sedih mendengarnya. Aku akan membawa oleh-oleh untukmu dari Lombok. Ngomong-ngomong apa yang kamu inginkan Mei-mei?)

Mei-Mei: Really Saleh?

(Benarkah Saleh?)

Saleh     : Of course. Then what do you want?

(Tentu. Apa yang kamu inginkan?)

Mei-Mei: You are so nice. Up to you Saleh. Many thanks for what will you bring for me.

(Kamu begitu baik . Terserah kamu Saleh. Terima kasih untuk oleh-oleh apapun yang kau bawa untukku.)

Saleh     : Ok.

(Ok)

Contoh dialog bahasa Inggris Liburan 3

percakapan bahasa Inggris
ilustrasi percakapan bahasa Inggris liburan ke gym (pixabay.com)

Hana  : Hello, how are you?

(Hello. Bagaimana kabarmu?)

Daniel: I’m good thanks. How are you?

(Saya baik terima kasih. Bagaimana kabarmu?)

Hana  : I’m good. So what are you going to do this weekend?

(Saya baik. Jadi apa yang akan kamu lakukan di akhir pekan ini?)

Daniel: Well. On Saturday I think I’m going to go to the gym because I haven’t been there for a while.

And then I think I need to clean my house because I didn’t have time during the week, and it is a bit messy now.

And in the evening, I think I’m going to have dinner with my friends.

(Baiklah. Pada hari sabtu saya pikir saya akan pergi ke gym karena saya sudah tidak kesana untuk beberapa lama. Dan kemudian saya pikir saya butuh membersihkan rumahku karena saya tidak punya waktu seminggu inidan sekarang sudah agak berantakan. Dan di malam harinya saya akan pergi makan malam dengan teman-temanku.)

Hana   : Are you going somewhere after dinner?

(Apakah kamu akan pergi ke suatu tempat setelah makan malam?)

Daniel : I don’t think so. I really want to spend this weekend in a really relaxed way, so I don’t think I’m going

anywhere after dinner.

(Saya tidak berpikir kesana. Saya sangat ingin menghabiskan akhir pekan ini dengan santai. Jadi saya tidak berpikir untuk pergi kemanapun setelah makan malam.)

Hana    : I see. How about Sunday?

(Saya mengerti. Bagaimana dengan Minggu?)

Daniel : Well, Sunday, I’m not going to do anything in the morning. I really want to take -you know- a rest.

And then I’m going to have lunch with my family cause I haven’t seen them for a while.

And in the afternoon, there’s this movie I really want to see. So I’m going to the cinema with my friends.

(Baiklah. Di hari Minggu saya tidak akan melakukan apapun di pagi hari. Saya sangat ingin melakukan, kamu tahu kan, istirahat. Dan kemudian saya akan makan siang dengan keluarga karena saya sudah beberapa waktu tidak berjumpa mereka. Dan di sore harinya, ada film yang sagat saya inginkan unutk ditonton. Jadi saya akan pergi ke bioskop dengan teman-teman.)

Percakapan Bahasa Inggris Kegiatan di Pagi Hari

percakapan bahasa Inggris
ilustrasi percakapan bahasa Inggris kegiatan di pagi hari (pixabay.com)

Ani  : Budi, tell me about your day. What time do you wake up?

(Budi, ceritakan tentang keseharianmu. Jam berapa kamu bangun tidur?)

Budi: Well, let’s see. Every day I wake up before adzan subuh. Maybe about 4 o’clock.

The first time that I must do is prayer subuh in Masjid. I always start my day by praying subuh.

This is an obligation that should not be abandoned for me.

(Baiklah. Setiap hari saya bangun sebelum adzan subuh. Mungkin sekitar pukul 4 pagi. Hal pertama yang saya lakukan adalah sholat subuh di Masjid. Saya selalu mengawali hari dengan sholat subuh. Ini merupakan kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan bagi saya)

Ani   : Wow.

Budi : Yeah. Wherever and whenever I sleep, I must wake up for praying subuh, although sometimes

I wake up late. Hmmm… How about you, Ani? When do you usually wake up?

(Yeah. Dimanapun dan kapanpun saya tidur, saya harus bangun untuk sholat subuh, meskipun terkadang terlambat bangun sih. Hmmm…Bagaimana denganmu Ani? Kapan kamu biasanya bangun tidur?)

Ani   : Well. So I wake up everyday at 4 o’clock. After praying subuh, I usually accompany my mother

to go to the market to buy some ingredients for cooking in the morning.

(Baiklah. Jadi saya bangun setiap hari pada pukul 4. Setelah sholat subuh, saya biasanya menemani ibu untuk pergi ke pasar membeli bahan-bahan masakan untuk memasak di pagi hari.)

Budi : Really?

(Benarkah?)

Ani   : Yes. That is the women usually do.

(Ya. Itu adalah hal yang biasa dilakukan oleh wanita.)

Percakapan Bahasa Inggris Kegiatan di Siang dan Malam hari

percakapan bahasa Inggris
ilustrasi percakapan bahasa Inggris kegiatan di siang hari (pixabay.com)

Fizi: What time do you have a dinner? Do you always have a same dinner time or  different?

(Jam berapa kamu makan malam? Apakah kamu selalu makan malam diwaktu yang sama atau berbeda?)

Susanti: No. I almost always eat dinner around 6 o’clock. How about you? When do you eat dinner?

(Tidak. Saya hampir selalu makan malam sekitar pukul 6 malam. Bagaimana denganmu? Kapan kamu makan malam?)

Fizi: My dinner time varies a lot just like my breakfast. Sometimes I eat dinner later than most people. I think

I would have dinner at 7:00 PM at the earliest. But sometimes, I will have dinner as late as 9 o’clock at night.

(Jadwal makan malamku bervariasi sama halnya dengan jadwal sarapanku. Terkadang saya makan malam terlambat dari kebanyakan orang. Saya pikir jadwal makan jam 7 adalah yang paling awal. Namun terkadang saya makan malam selambat-lambatnya pukul 9 malam.)

Susanti: Really?

(Benarkah?)

Fizi: Yeah. I don’t mind it. By the way I really like cooking so. If I’m cooking a short thing, I’ll have dinner earlier.

But I don’t mind if it takes two hours to cook something really good. I’ll eat later at night.

(Yeah. Saya tidak terlalu memikirkannya. Ngomong-ngomong saya sangat seka memasak juga. Jika saya memasak sesuatu yang mudah, saya akan makan malam lebih awal. Namun, saya tidak masalah jika membutuhkan waktu dua jam untuk memasak sesuatu yang enak. Saya akan makan lebih malam.)

Susanti: Wow. Can you tell me about your work routine? What time do you usually go to work?

(Wow. Bisakah kamu cerita kepada saya tentang rutinitas kerjamu? Jam berapa kamu biasanya pergi bekerja?)

Fizi: My work schedule is different everyday. That’s why I wake up at a different time everyday. For example, on

monday until wednesday, I start work at 7:00. But on thursday and friday, I start work at 20.00.

(Jadwal kerjaku berbeda setiap hari. Itulah mengapa saya bangun pagi di waktu yang berbeda setiap hari. Sebagai contoh, pada hari senin sampai rabu saya mulai bekerja pada pukul 7 pagi. Namun pada hari kamis dan jumat saya berangkat bekerja pada jam 8 malam.)

Susanti: Ah. I see

(Ah. Saya mengerti)

Fizi: How about you?

(Bagaimana denganmu?)

Susanti: Well, right now, I’m on maternity leave. So I stay home and take care of my new baby.

(Baiklah, saat ini saya sedang dalam masa cuti hamil. Jadi saya tinggal di rumah dan mengurusi bayi saya.)

Fizi: Oh, congratulations.

(Oh. Selamat).

Susanti: Thank you. I try to work at home a little bit everyday though. If the kid is sleeping or playing quietly, I try

to do some work. Maybe around 2 o’clock, I can usually get some work done because the kid is sleeping.

(Terima kasih. Saya mencoba bekerja di rumah meskipun hanya sedikit setiap hari.  Jika anak sedang tidur atau sedang bermain dengan diam, saya mencoba mengerjakan beberapa pekerjaan. Mungkin sekitar jam 2 siang, saya biasanya menyelesaikan beberapa pekerjaan karena anak sedang tidur.)

Fizi: What do you actually do every day?

(Apa yang sebenarnya kamu kerjakan setiap hari?)

Susanti: I usually go to the grocery store. Sometimes I take the kid to the park around 10:00 in the morning.

I often do the laundry or wash the dishes. And then as soon as the dishes are washed, it’s time to make lunch.

So I’m busy all day.

(Saya biasanya pergi ke toko. Terkadang saya mengajak anak bermain ke taman sekitar pukul 10 pagi. Saya sering mencuci pakaian atau mencuci piring. Dan kemudian ketika cucian piring sudah bersih, waktunya untuk membuat makan siang. Jadi saya sibuk setiap hari.)

Fizi: I see. So that’s why your lunch time can change so much.

(Saya mengerti. Itulah mengapa jadwal makan siangmu sering berubah-ubah.)

Susanti: Yeah.

(Yeah)

Percakapan Bahasa Inggris Tentang Keluarga

Contoh Percakapan Bahasa Inggris Keluarga 1

percakapan bahasa Inggris
ilustrasi percakapan bahasa Inggris tentang keluarga (matamata.com)

Sarah: John. I’ve never met your family. Do you have a big family?

(John. Saya belum pernah bertemu dengan keluargamu. Apa kamu mempunyai keluarga besar?)

John: Yeah, kind of. There are five people in my family, so it’s a medium family. I have two brothers.

So there are three boys in my family. And there’s my mother and my father.

(Yeah, semacam itu. Ada lima orang dalam keluargaku, jadi itu merupakan keluarga sedang. Saya mempunyai dua saudara laki-laki. Jadi ada tiga anak laki-laki di dalam keluargaku. Dan disana ada ayah dan ibuku.)

Sarah: How about your father? Do you look like him?

(Bagaimana dengan ayahmu? Apakah kamu mirip ayahmu?)

John: Yes, I do. I do look like my father. When he was younger, he had blond hair like me and he has glasses.

So do I. My mother has glasses, too. I’m the same height as my father. We are both 180 centimeters tall.

My older brother is the same height as me and my father. But my younger brother is shorter than us.

(Ya benar. Saya mirip ayahku. Ketika dia masih lebih muda, dia mempunyai rambut pirang sama sepertiku dan dia berkacamata. Begitu pula aku. Ibuku berkacamata juga. Saya mempunyai tinggi yang sama dengan ayahku. Kita berdua mempunyai tinggi 180 cm. Kakak saya mempunyai tinggi yang sama dengan saya dan ayah. Namun adik saya lebih pendek dari kami semua.)

Sarah: Ah.

(Ah)

John: He has blond hair and glasses too, though.

(Walau begitu dia mempunyai rambut pirang dan berkacamata juga.)

Sarah: Oh. How tall is your younger brother?

(Oh. Berapa tinggi adikkmu?)

John: He’s a bit shorter than us. I am not sure but I think he’s around 170 centimeters tall.

(Dia sedikit lebih pendek dari kami semua. Saya tidak yakin tapi saya pikir dia sekitar 170 cm tingginya.)

Sarah: Oh. How about your mom?

(Oh. Bagaimana dengan ibumu?)

John: My mom is short, too. She’s the same height as my younger brother.

(Ibuku pendek juga. Dia memiliki tinggi yang sama seperti adikku.)

Sarah: Oh.

(Oh.)

John: My mom has red hair. Her hair is bright red. So my mother has different hair from the rest of my family.

There are four people with blond people with blond hair and one person with red hair. But actually,

all five of us wear glasses.

(Ibuku mempunyai rambut merah. Rambutnya merah terang. Jadi ibuku mempunyai rambut yang berbeda dari seluruh keluargaku.Ada empat orang yang mempunyai rambut pirang dan satu orang dengan rambut merah. Tapi semuanya memakai kacamata.)

Sarah: Oh really?

(Oh. Sungguh?)

John: Yeah.

(Yeah)

Sarah: So John, you’re thin. What about the rest of your family? Are they thin, too?

(Jadi John, kamu kurus. Bagaimana dengan seluruh keluargamu? Apa mereka kurus juga?)

John: Well. My mother is skinny, too, like me. But my brothers are more like my dad in their body type. They are

a little bit more muscular than me. They have big muscles and they’re very strong. So they are heavier than me.

(Baiklah. Ibu saya kurus juga sepertiku. Namun saudara-saudaraku lebih mirip ayaku dari segi bentuk tubuhnya. Mereka sedikit lebih berotot dari pada saya. Mereka mempunyai otot yang besar dan sangat kuat. Jadi mereka lebih berat dari pada saya.)

Sarah: Oh, sounds like a good-looking family.

(Oh, itu terlihat keluarga yang keren.)

John: Thank you.

(Terima kasih)

Contoh Percakapan Bahasa Inggris Keluarga 2

percakapan bahasa Inggris
ilustrasi percakapan bahasa Inggris tentang keluarga (abiummi.com)

Sarah: So John, you told me about me about your family’s appearance. What about their personality?(Jadi John, kamu sudah bercerita tentang penampilan keluargamu. Bagaimana dengan kepribadian mereka?)

John: Well. All five people in my family have different personalities.

Yeah. My younger brother is really fun. It’s great to spend time with him. For example, we usually play video games

together. He likes to play racing games or sports games.

No matter what we’re doing, he tells jokes and I love listening to him tell jokes . And he’s so cheerful and bright. He’s

always open to new people and new ideas. So I really like spending time with him.

(Baiklah. Lima orang di keluargaku memiliki kepribadian yang berbeda. Yeah. Adikku sangat menyenangkan. Saya senang menghabiskan waktu dengannya. Sebagi contoh, kami biasanya bermain video game bersama. Dia suka bermain balapan atau olahraga. Tidak peduli apa yang kami lakukan, dia suka bercerita dan saya senang mendengarkan leluconnya. Dan  dia sangat riang dan mencerahkan. Dia selalu terbuka kepada orang baru dan membuka ide baru. Jadi saya sangat suka menghabiskan waktu dengannya.)

Sarah: That’s great. How about your older brother?

(Hebat. Bagaimana dengan kakakmu?)

John: Well, my older brother, he’s a really good guy. He’s not so entertaining like my younger brother but he’s very

smart. He’s really serious. He likes to study and read. For example, he likes reading the Greek philosophers. He likes

reading about Plato and Socrates. He’s always talking about philosophy. I like that stuff, too. I think it’s interesting but

he’s not very funny.

(Baiklah, kakakku, dia orang yang sangat baik. Dia tidak terlalu menghibur seperti adikku namun dia sangat pintar. Dia sangat serius. Dia suka belajar dan membaca. Contohnya, dia suka membaca buku tentang filusuf Yunani. Dia suka membaca tentang Plato dan Socrates. Dia selalu berbicara tentang filosofi. Saya suka pembahasannyanya juga. Saya pikir itu menarik namun dia sangat tidak lucu.)

Sarah: I see. How about your dad?

(Saya mengerti. Bagaimana dengan ayahmu?)

John: My dad. Let’s see, what can I say about my dad’s personality? He’s a hard worker. He’s very devoted to

everything he tries. He was raised on a farm so he knows a lot about animals. And now, he has a farm as a hobby.

My dad raises horses and chickens. And he’s a really smart guy. Maybe a bit serious at times. His sense of humor is

maybe like you can imagine from an old man.

(Ayahku. Ayo kita lihat, apa yang bisa saya katakan tentang kepribadian ayahku? Dia pekerja keras. Dia sangat bekerja keras untuk apapun yang dia coba lakukan. Dia tumbuh di peternakan, jadi dia tahu banyak tentang binatang. Dan sekarang dia punya peternakan untuk hobinya. Ayahku memelihara kuda dan ayam. Dan dia adalah orang yang sangat cerdas. Mungkin terkadang sedikit serius. Selera humornya mungkin seperti yang kamu bayangkan sebagaimana orang tua.)

Sarah: I see. How about your mother? What’s she like?

(Saya tahu. Bagaimana ibumu? Dia seperti apa?)

John: My mother loves to read horror novels.

(Ibuku suka membaca novel horror.)

Sarah: Really?

(Benarkah?)

John: Yeah, horror books. So she knows a lot of stuff about crime or mysteries or police dramas and lawyers.

My mother is very interested in those kind of books and movies and TV shows, too. So she’s kind of like a detective.

(Yeah, buku-buku horror. Jadi dia banyak tahu tentang criminal, misteri, drama polisi, dan pengacara-pengacara. Ibuku sangat tertarik dengan jenis-jeis buku tersebut, film-film, dan acata Tv juga. Jadi dia suka dengan sejenis detektif.)

Sarah: Wow. It sounds like an interesting family.

(Wow. Kedengarannya keluarga yang menarik.)

Percakapan Bahasa Inggris Interview Kerja

Percakapan Bahasa Inggris Interview Kerja
gambar percakapan bahasa inggris interview kerja (unsplash.com)

Wawancara kerja adalah sebuah tahap seleksi kerja yang melibatkan pewawancara dan pelamar kerja yang bertujuan unutk menggali potensi yang ada pada si pelamar apakah cocok atau tidak unutk bergabung di suatu perusahaan.

Pada saat melakukan wawancara kerja, baik pewawancara atau maupun pelamar, penting untuk menunjukkan bahasa dan ekspresi yang tepat, apalagi dengan menggunakan bahasa Inggris.

Berikut ini adalah contoh percakapan bahasa inggris interview beserta artinya yang biasa digunakan dalam proses interview kerja.

Interviewer: Tell me a little about yourself.
(Ceritakan kepada saya tentang diri anda.)
Applicant: I went to the University of Brawijaya and majored in accounting department, and I really enjoyed
learning. Afterwards, I started my career as a staff of oil palm company in Kalimantan . I’ve been there for 3 years
now.
(Saya kuliah di Universitas Brawijaya di jurusan perpajakan, dan saya sangat menikmati belajar. Setelah itu, karir saya dimulai sebagai staf perusahaan kelapa sawit di Kalimantan. Saya sudah bekerja selama 3 tahun disana.)

Interviewer: What are your strenghts?

(Apa kekuatanmu?)

Applicant: I’ve always been a great team player. I’m good at keeping a team together and producing quality

work in a team environment.

(Saya selalu menjadi tim yang hebat. Saya bagus dalam menjaga kerjasama tim dan menghasilkan kerja yang berkualitas di dalam lingkukan pekerjaan.)

Interviewer: What are your weaknesses?

(Apa kelemahanmu?)

Applicant: I feel my English ability is my weakness trait. I know this is only a temporary problem. I’m definitely

studying hard to communicate more effectively.

(Saya merasa kemampuan bahasa Inggris menjadi titik lemah saya. Saya faham kalau hal ini hanya masalah sementara. Saya pasti akan belajar keras untuk berkomunikasi lebih efektif.)

Interviewer: what are your short term goals?

(Apa tujuan jangka pendekmu?)

Applicant: My short term goal is to find a position where I can use the knowledge and strengths that I have. I

want to partake in the growth and success of the company I work for.

(Tujuan jangka pendek saya adalah unutk menemukan posisi dimana saya dapat mengamalkan ilmu dan memperkuat apa yang saya punya.  Saya ingin ambil bagian di dalam berkembang dan suksesnya perusahaan tempat saya bekerja.)

Interviewer: What does success mean to you?

(Apa arti kesuksesan bagimu?)

Applicant: For me, success means to have a goal, plan the steps to achieve the goal, implement the plan, and

finally achieve the goal.

(Bagi saya, sukses berate memiliki tujuan, merencanakan langkah-langkah untuk menggapai tujuan, dan ujungnya adalah menggapai tujuan tersebut.)

Interviewer: What do you want to be doing five years from now?

(Apa yang kamu ingin lakukan 5 tahun dari sekarang?)

Applicant: In five years, I see myself as a valued employee of a company. I want to be an expert at my position

and start training to be a manager.

(Dalam 5 tahun kedepan, saya melihat diri saya sebagai karyawan perusahaan yang bernilai. Saya ingin menjadi ahli di bidang saya dan mulai berlatih untuk menjadi manager.)

Interviewer: Are you an organized person?

(Apakah kamu orang yang terorganisir?)

Applicant: I believe I’m very organized. I like to organize my work by priority and deadlines. I do this so I can

produce thehighest quality work in the amount of time I have.

(Saya percaya saya orang yang sangat terorganisir. Saya suka mengatur pekerjaan sesuai dengan prioritas dan deadline.  Saya melakukan hal ini sehingga saya bisa mendapatkan hasil pekerjaan yang berkualitas di sejumlah waktu yang saya miliki.)

Interviewer: What does failure mean to you?

(Apa arti kegagalan bagi kamu?)

Applicant: Failure in my view is people who have goal and not to do anything about it.

(Kegagalan dalam pandangan saya adalah seseorang yang memiliki tujuan namun tidak berbuat apa-apa untuk mencapainya.)

Interviewer: How do you handle change?

(Bagaimana anda mengatasi perubahan?)

Applicant: I handle changes smoothly. Whenever there’s a change of any sort, I analyze the situation and

I always try to find ways I can contribute to the change in positive way.

(Saya mengatasi perubahan dengan lancar. Dimanapun terdapat perubahan, saya analisa situasinya dan saya selalu mencoba untuk menemukan cara yang bisa saya kontibusikan untuk hal yang positif.)

Interviewer: Do you work well under pressure?

(Apakah kamu bekerja baik dibawah tekanan?)

Applicant: I work well under pressure because I am a calm person. I maintain self control and work as efficiently

as possible. In all my experiences, I did well and I always enjoyed the experience.

(Saya bekerja baik ketika dibawah tekanan karena saya adalah orang yang tenang. Saya menjaga kontrol diri dan bekerja dengan seefisien mungkin. Di semua pengalaman saya, saya bekerja baik dan saya selalu menikmati pengalaman tersebut.)

Interviewer: Why should I hire you?

(Mengapa saya harus merekrut kamu?)

Applicant: I’m a perfect fit for this position. I have the experience and the traits you are looking for.

On top of that, I’m a great team player that gets a long with everyone.

(Saya adalah orang yang tepat untuk posisi ini.  Saya mempunyai pengalaman dan ciri-ciri yang anda cari. Selain itu, saya adalah tim yang hebat yang cocok dengan siapapun.)

 

 

 

lamosea

lamosea

Pengangguran yang mengisi waktu dengan nge-blog.
lamosea

Leave a Comment

%d bloggers like this: